Perkembangan Bahasa Indonesia

12 October 2009
Read more!

Perkembangan Bahasa di Indonesia tidak terlepas dari sejarahnya yaitu keberadaan Kerajaan melayu di Indonesia yang meninggalkan banyak prasati yang menggunakan bahasa melayu didalamnya. Diantaranya adalah

  1. Kedukan Bukit (683 Masehi),
  2. Talang Tuwo (684 Masehi),
  3. Kota Kapur (686 Masehi),
  4. Karang Brahi (686 Masehi),
  5. Gandasuli (832 Masehi),
  6. Bogor (942 Masehi), dan
  7. Pagaruyung (1356) (Abas, 1987: 24)



Dalam Prasasti tersebut banyak menggunakan campuran antara bahasa sangskerta dan melayu, yang mengartikan bahwa bahasa melayu juga digunakan sebagai bahasa resmi kerajaan-kerajaan saat itu.

Untuk perkembangan bahasa melayu ke Bahasa Indonesia itu terjadi sebelum dan sesudah traktat london atau perjanjian london tahun 1824 yaitu perjanjian antara Belanda dengan Inggris entang wilayah kekuasaan Inggris di Indonesia

Dari sudut pengembangan dan penyebaran bahasa Melayu, konflik antara Inggrs dan Belanda sangat penting, karena konfrontasi antarakedua kekuasaan itu berakhir pada pembagian kawasan Kepulauan Nusantara menjadi dua, berdasarkan variasi bahasa Melayu yang dipergunakan di kawasan itu, yaitu bahasa Melayu Johor dan bahasa Melayu Riau.

Penyempuranaan ejaan juga pernah terjadi dengan bahasa Indonesia. Penyempurnaan tersebut terjadi beberapa kali diantaranya adalah

  1. Ejaan van Ophuijsen
  2. Ejaan Republik
  3. Ejaan Melindo (Melayu Indonesia)
  4. Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD)


Bahasa indoensia juga mengalami unsure serapan dengan bahasa lainnya, seperti :
  1. Belanda 3.280 kata
  2. Inggris 1.610 kata
  3. Arab 1.495 kata
  4. Sanskerta-Jawa Kuna 677 kata
  5. Cina 290 kata
  6. Portugis 131 kata
  7. Tamil 83 kata
  8. Parsi 63 kata
  9. Hindi 7 kata

Contoh unsur serapan dari Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia

  1. abad, abadi, abah, abdi, adat, adil, amal, aljabar, almanak, awal, akhir,
  2. bakhil, baligh, batil, barakah,
  3. daftar, hikayat, ilmu, insan, hikmah, halal, haram, hakim,
  4. khas, khianat, khidmat, khitan, kiamat
  5. musyawarah, markas, mistar, mahkamah, musibah, mungkar, maut,
  6. kitab, kuliah, kursi, kertas, nisbah, nafas,
  7. syariat, ulama, wajib, ziarah.

Contoh unsur serapan dari Bahasa Belanda dalam Bahasa Indonesia

  1. abituren (abiturient)
  2. abonemen (abonnemen)
  3. absen (absent)
  4. absensi (absentie)
  5. afdruk (afdruk)
  6. Agustus (augustus)
  7. agen (agent)
  8. ajudan (adjudant)
  9. administrasi (administratie)

Untuk menguatkan bahwa bahasa Indonesia adalah Bahasa nasional milik Indonesia pernah diadakan Sumpah Pemuda dan pada Undang-Undang Dasar RI 1945 Bab XV

Saat ini, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sudah sangat jarang sekali digunakan dalam kegiatan sehari-hari masyarakat pada umumnya. Dengan majunya zaman dan perkembangan tekhnologi, bahasa Indonesia sudah bergeser dari bahas nasional menjadi bahasa musim. Artinya jika tidak ada kegiatan yang formal, maka kebanyak dari masyarakat kita jarang yang menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. etapi kabanyak sudah banyak menggunakan bahasa gaul, bahasa daerah, bahkan bahasa inggris. Yang menandakan bahwa orang tersebut  sudah maju dan tidak ketinggalan zaman

Labels:

atom posted by Mochammad Yalinulloh at 1:52 PM

Permalink | 0 comments

Software untuk Aplikasi absensi

03 October 2009
Read more!

Setelah membuat system absensi ini langkah selanjutnya adalah membuat software unuk mengambil data hasil absensi di mesin yang telah dibuat.

Dalam membuat software ini dibutuhkan perancangan program yang baik serta ketelitian dalam penulisan coding agar software yang dibuat sesuai dengan fungsi dan tujuan yang telah direncanakan
Tiga langkah umum
Tiga langkah umum jalannya software ini diantaranya adalah
  1. Input - masukan data
  2. Proses - pemrosesnan input
  3. Output - hasil akhir program yang diharapkan

A. INPUT
dalam system ini media input yang digunakan ada 2 yaitu
  1. pinger print
  2. book pinger print

1. pinger print
dengan menggunakan pinger print, semua pegawai yang terdata akan dimasukkan data-datanya kedalam database.

1.1 Field Pengaturan Informasi Karyawan
field-nya berupa :
  1. id pinger print
  2. Nama lengkap
  3. Nama Pendek
  4. Tanggal Bergabung
  5. Jenis Kelamin
  6. Jabatan Karyawan
  7. tanggal Lahir
  8. Tanggal gabung
  9. Tanggal Keluar untuk Resign
  10. Alamat
  11. Kota
  12. Propinsi
  13. Negara
  14. Kode Pos
  15. Catatan
  16. Kode Departemen
  17. Nama Departemen
  18. Kode Kelompok Kerja
  19. Nama Kelompok Kerja
  20. Nomor Sambung
  21. Telepon Rumah
  22. Telpon genggam
  23. Alamat Email

1.2 Field Pengaturan Nama Departemen
Sebelum menginput data informasi karyawan, diharuskan untuk mengisi Nama Departemen yang akan diinput
field-field yang ada diantaranya adalah
  1. Nama departemen
  2. Kode Departemen
  3. Keterangan
  4. Kode Kelompok Kerja
  5. Nama Kelompok Kerja
  6. Keterangan

1.3 Field Pengaturan Kelompok Kerja
Kelompok kerja digunakan untuk menyimpan data kelompok kerja berdasarkan Nama Departemen
field-field yang ada diantaranya adalah
  1. Kode Kelompok Kerja
  2. Nama kelompok kerja
  3. Keterangan
  4. Kode Jam Kerja

1.4 Field Pengaturan Jam Kerja
Jam kerja digunakan untuk menyimpan data jam kerja
field-field yang ada diantaranya adalah
  1. Kode jam Kerja
  2. Nama Jam Kerja
  3. Jam Mulai Kerja
  4. Jam Akhir Kerja

1.5 Pengaturan Hari Libur
Fungsi ini dipergunakan untuk menyimpan ata hari libur kerja
field-field yang ada diantaranya adalah
  1. Tahun Kerja
  2. Bulan Kerja
  3. Tanggal Kerja

1.6 Waktu Toleransi Masuk kerja
digunakan jika suatu waktu ada keterlambatan massal seluruh pegawai untuk bekerja
field-field yang ada diantaranya adalah
  1. Tanggal Efektif
  2. Waktu Toleransi

1.7 Waktu Penarikan Log
digunakan untuk menarik data dari terminal ke server data
pengaturannya berupa :
  1. Pengaturan Otomatis
  2. Pengaturan Manual

1.8 pengaturan Informasi Umum
digunakan untuk mengatur nama perusahaan dan pengesahan jam lembur

1.9 Pengaturan Administrator
digunakan untuk memasukkan informasi admin
pengaturannya diantaranya adalah :
  1. penambahan admin
  2. perubahan admin
  3. penghapusan admin

1.10 Informasi mesin
digunakan untuk menampilkan informasi hardware atau terminal
diantaranya adalah :
  1. status koneksi terminal
  2. maksimum Jumlah user terdaftar
  3. jumlah user yang telah terdaftar
  4. jumlah jari yang telah didaftar
  5. jumlah password yang telah didaftar
  6. Jumlah sisa log pada terminal
1.11 Kalender Bulanan
digunakan untuk mengatur jam kerja bulanan karyawan msing-masing

1.12 Kalender Tahunan
digunakan untuk menampilkan kegiatan kerja tahunan karyawan

2. Book Pinger Print
Sama seperti sofware untuk pinger print, book pinger print juga mempunyai aplikasi yang hampir sama yaitu untuk mengatur kehadiran karyawan.

Bedanya adalah pada Book Pinger print software didalamnya hanya menampilkan konfigursi kehadiran bulanan setiap karyawan

Karena Book pinger print ini bersifat touch screen, maka software ini dapat dikonfigurasi dengan jari karyawan langsung

B. PROSES
Pemrosesan data dilakukan dengan berbagai macam keperluan, diantaranya adalah :
  1. Proses Untuk Laporan Harian masing-masing Karyawan
  2. Proses Untuk Laporan Bulanan masing-masing Karyawan
  3. Proses Untuk Laporan Tahunan masing-masing Karyawan
  4. Proses Untuk Laporan Harian Seluruh Karyawan
  5. Proses Untuk Laporan Bulanan Seluruh Karyawan
  6. Proses Untuk Laporan Tahunan Seluruh Karyawan
  7. Proses Untuk Laporan Harian Setiap Departemen
  8. Proses Untuk Laporan Bulanan Setiap Departemen
  9. Proses Untuk Laporan Tahunan Setiap Departemen
Segala hasil pemrosesan tersebut dapat export keberbagai bentuk dokumen, seperti :
  1. *.doc untuk Ms. Word
  2. *.xls untuk Ms. Excel
  3. *.pdf untuk Adobe PDF
  4. *.csv untuk Ms.Excel
  5. *.rpt untuk Crystal Report
  6. *.dif untuk Data Interchange Format
  7. *.html untuk Halaman Internet
  8. *.dhtml untuk Internet
  9. *.rtf untuk Word Proccessor
  10. dan berbagai ODBC lainnya

Labels:

atom posted by Mochammad Yalinulloh at 6:33 PM

Permalink | 0 comments

Jangan berikan phpinfo di root Web

04 September 2009
Read more!

phpinfo sangat amat penting bagi suatu web. Pasalnya phpinfo memberikan banyak informasi mengenai php yang digunakan diweb tersebut seperti versi PHP dan lain-lain.

jika sangat urgent phpinfo tersebut jangan di tempatkan di web root. Tetapi letakkan ditempat yang sangat aman dan jika perlu gunakan password,session, atau cookie untuk mengakses phpinfo

Labels:

atom posted by Mochammad Yalinulloh at 11:46 AM

Permalink | 0 comments