Perkembangan Bahasa Indonesia
12 October 2009
Read more!
Perkembangan Bahasa di Indonesia tidak terlepas dari sejarahnya yaitu keberadaan Kerajaan melayu di Indonesia yang meninggalkan banyak prasati yang menggunakan bahasa melayu didalamnya. Diantaranya adalah
Dalam Prasasti tersebut banyak menggunakan campuran antara bahasa sangskerta dan melayu, yang mengartikan bahwa bahasa melayu juga digunakan sebagai bahasa resmi kerajaan-kerajaan saat itu.
Untuk perkembangan bahasa melayu ke Bahasa Indonesia itu terjadi sebelum dan sesudah traktat london atau perjanjian london tahun 1824 yaitu perjanjian antara Belanda dengan Inggris entang wilayah kekuasaan Inggris di Indonesia
Dari sudut pengembangan dan penyebaran bahasa Melayu, konflik antara Inggrs dan Belanda sangat penting, karena konfrontasi antarakedua kekuasaan itu berakhir pada pembagian kawasan Kepulauan Nusantara menjadi dua, berdasarkan variasi bahasa Melayu yang dipergunakan di kawasan itu, yaitu bahasa Melayu Johor dan bahasa Melayu Riau.
Penyempuranaan ejaan juga pernah terjadi dengan bahasa Indonesia. Penyempurnaan tersebut terjadi beberapa kali diantaranya adalah
Bahasa indoensia juga mengalami unsure serapan dengan bahasa lainnya, seperti :
Contoh unsur serapan dari Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia
Contoh unsur serapan dari Bahasa Belanda dalam Bahasa Indonesia
Untuk menguatkan bahwa bahasa Indonesia adalah Bahasa nasional milik Indonesia pernah diadakan Sumpah Pemuda dan pada Undang-Undang Dasar RI 1945 Bab XV
Saat ini, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sudah sangat jarang sekali digunakan dalam kegiatan sehari-hari masyarakat pada umumnya. Dengan majunya zaman dan perkembangan tekhnologi, bahasa Indonesia sudah bergeser dari bahas nasional menjadi bahasa musim. Artinya jika tidak ada kegiatan yang formal, maka kebanyak dari masyarakat kita jarang yang menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. etapi kabanyak sudah banyak menggunakan bahasa gaul, bahasa daerah, bahkan bahasa inggris. Yang menandakan bahwa orang tersebut sudah maju dan tidak ketinggalan zaman
- Kedukan Bukit (683 Masehi),
- Talang Tuwo (684 Masehi),
- Kota Kapur (686 Masehi),
- Karang Brahi (686 Masehi),
- Gandasuli (832 Masehi),
- Bogor (942 Masehi), dan
- Pagaruyung (1356) (Abas, 1987: 24)
Dalam Prasasti tersebut banyak menggunakan campuran antara bahasa sangskerta dan melayu, yang mengartikan bahwa bahasa melayu juga digunakan sebagai bahasa resmi kerajaan-kerajaan saat itu.
Untuk perkembangan bahasa melayu ke Bahasa Indonesia itu terjadi sebelum dan sesudah traktat london atau perjanjian london tahun 1824 yaitu perjanjian antara Belanda dengan Inggris entang wilayah kekuasaan Inggris di Indonesia
Dari sudut pengembangan dan penyebaran bahasa Melayu, konflik antara Inggrs dan Belanda sangat penting, karena konfrontasi antarakedua kekuasaan itu berakhir pada pembagian kawasan Kepulauan Nusantara menjadi dua, berdasarkan variasi bahasa Melayu yang dipergunakan di kawasan itu, yaitu bahasa Melayu Johor dan bahasa Melayu Riau.
Penyempuranaan ejaan juga pernah terjadi dengan bahasa Indonesia. Penyempurnaan tersebut terjadi beberapa kali diantaranya adalah
- Ejaan van Ophuijsen
- Ejaan Republik
- Ejaan Melindo (Melayu Indonesia)
- Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD)
Bahasa indoensia juga mengalami unsure serapan dengan bahasa lainnya, seperti :
- Belanda 3.280 kata
- Inggris 1.610 kata
- Arab 1.495 kata
- Sanskerta-Jawa Kuna 677 kata
- Cina 290 kata
- Portugis 131 kata
- Tamil 83 kata
- Parsi 63 kata
- Hindi 7 kata
Contoh unsur serapan dari Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia
- abad, abadi, abah, abdi, adat, adil, amal, aljabar, almanak, awal, akhir,
- bakhil, baligh, batil, barakah,
- daftar, hikayat, ilmu, insan, hikmah, halal, haram, hakim,
- khas, khianat, khidmat, khitan, kiamat
- musyawarah, markas, mistar, mahkamah, musibah, mungkar, maut,
- kitab, kuliah, kursi, kertas, nisbah, nafas,
- syariat, ulama, wajib, ziarah.
Contoh unsur serapan dari Bahasa Belanda dalam Bahasa Indonesia
- abituren (abiturient)
- abonemen (abonnemen)
- absen (absent)
- absensi (absentie)
- afdruk (afdruk)
- Agustus (augustus)
- agen (agent)
- ajudan (adjudant)
- administrasi (administratie)
Untuk menguatkan bahwa bahasa Indonesia adalah Bahasa nasional milik Indonesia pernah diadakan Sumpah Pemuda dan pada Undang-Undang Dasar RI 1945 Bab XV
Saat ini, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sudah sangat jarang sekali digunakan dalam kegiatan sehari-hari masyarakat pada umumnya. Dengan majunya zaman dan perkembangan tekhnologi, bahasa Indonesia sudah bergeser dari bahas nasional menjadi bahasa musim. Artinya jika tidak ada kegiatan yang formal, maka kebanyak dari masyarakat kita jarang yang menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. etapi kabanyak sudah banyak menggunakan bahasa gaul, bahasa daerah, bahkan bahasa inggris. Yang menandakan bahwa orang tersebut sudah maju dan tidak ketinggalan zaman
Labels: Bahasa Indonesia
atom posted by Mochammad Yalinulloh at 1:52 PM

